Hufh...Trouble!!!

Trouble atau masalah. Ya..kata-kata ini yang paling tidak disukai oleh semua orang. Mulai dari yang biasa-biasa saja sampai yang masalahnya sudah akut atau parah. Apa aja ya jenisnya?? Banyak deh. Mulai dari masalah sama temen sekolah atau temen kuliah, masalah di tempat kerja, masalah sama pacar, atau masalah sama diri sendiri?? Dan kata trouble tak lepas juga dari komunikasi. Banyak yang sering bilang “baru troble nih!!”. Ya sinyal hape yang ilang entah kemana, atau ada sinyal tapi ga bisa buat telp atau sms. Bahkan yang paling tidak aku sukai dan paling bikin aku sebel adalah kalo ga bisa connect akses GPRS nya. Ga bisa browsing, ga bisa chat. Ujung-ujungnya cuma kesepian. Ya akhrirnya dilampiaskan dengan nonton tipi rame-rame sama keluarga atau nongkrong sama komputer. Seperti Maz-Agus tuh. Yo ra coy?? Hahaha…



Yup…setiap orang, setiap manusia memang tak lepas dari segala masalah. Ga mungkin seseorang itu hidup tanpa masalah. Benar-benar aneh kalo ada yang hidup tanpa masalah. Bohong tuh. Lha dah mati/meniggal aja kita masih bisa menghadapi sebuah, bahkan lebih dari satu masalah. Yang jelas bukan masalah di alam dunia tapi masalah yang kita jumpai di alam akhirat. Mulai dari masih di alam kuburpun kita bisa saja berhadapan dengan masalah. Kalo kita selama hidup di dunia ingkar sama Allah ya di alam kubur berarti sama saja membuat masalah dengan malaikat Munkar dan Nakir alias akan mendapat siksa kubur. Hii…serem kan. Jangan sampe deh kita menghadapi masalah di alam kubur. Naudzubillah…

Masalah adalah sebuah warna dalam kehidupan. Ada saatnya kita terasa “longgar” tak menghadapi masalah yang berat. Ada saatnya pula kita “sesak” dengan semua masalah yang kita hadapi. Masalah dalam hidup bisa membuat kita lebih bijak dalam menjalani hidup. Kita bisa lebih menghargai apa arti hidup. Dengan kita menghadapi masalah kita bisa melatih diri untuk lebih kuat mental, dan lebih sabar dalam menjalani hidup.

Saat kita dihadapkan dengan masalah yang begitu rumit, saat itulah kita mempunyai kesempatan untuk bersikap lebih dewasa. Pikiran kita, nalar kita bisa terlatih untuk memecahkan masalah itu dengan cara dan sikap yang dewasa. Kita juga terlatih untuk mengambil suatu keputusan yang sulit, di saat yang sulit pula. Selain itu kita juga bisa melatih tangung jawab kita dengan langkah atau keputusan yang telah kita ambil tadi. Dan menerima semua konsekuensi atau akibat yang akan ditimbulkan dari masalah atau langkah yang kita ambil.

Dengan sikap yang bagaimana kita menghadapi sebuah masalah yang sedang kita hadapi?? Halah…kayak gitu mosok ga tau. Ya berserah diri sama Allah. Berdoa biar dibukakan atau diberi petunjuk jalan keluar yang terbaik. Tapi ya jangan berdoa aja nu. Tetep harus berusaha mencari jalan yang terbaik untuk menyelesaikan masalah itu. Jangan hanya karena masalah yang kita hadapi malah membuat kita menjauh dari Allah. Saat masalah datang trus mutung ga mau solat, Cuma mengurung diri di kamar, 2 hari ga makan. Kalo seperti itu apa akan menyelesaikan masalah?? Ga akan selesai kan bro?? Malah bisa jadi menambah masalah buat kita. Bisa-bisa jatuh sakit. Kalo sampe jatuh sakit sapa yang repot?? Bapak ibu kita kan yang harus repot ngurusi kita yang terkapar tak berdaya. Belum lagi kalo harus periksa ke dokter. Otomatis harus keluar biaya kan. Hayo…piye jal??


Kita harus yakin dengan sebuah ungkapan yang sudah tak asing lagi di telinga. Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian. Sebelum mencapai suatu kebahagiaan, kesuksesan, dan keberhasilan, kita harus menghadapi setiap masalah yang ada dalam perjalanan. Bahkan Allah pun berfirman dalam QS. Al-Insyirrah ayat 5-8 yang artinya:

“Karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu Telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. Dan Hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap. “


Nah..bener kan. Sesudah kesulitan itu pasti ada kemudahan. Bahkan dalam surat Al-Insyirrah disebutkan dua kali di ayat yang kelima dan keenam.

Jadi..jangan pesimis menghadapi suatu masalah. Hadapi aja dengan senyuman. (Halah…koyo lagune Dewa aja ya)Dan yang pasti tetep optimis kita bisa menyelesaikan masalah itu. Kalo kita bisa menyelesaikan masalah itu pasti ada kepuasan tersendiri bagi kita. Dan yang jelas kita bisa mengambil hikmah dari masalah yang telah lalu. Jadi… (Halah jadi-jadi terus dari tadi ga selesai-selesai) Ya udah sekali lagi. Jadi..buat temen-temen semua jangan menyerah saat tenggelam dalam permasalahan. Optimislah untuk memecahkan masalah itu. Berbaik sangkalah pada Allah dengan mengingat segala nikmat yang telah Allah berikan. Semoga Allah akan memberikan petunjuk dan jalan keluar yang terbaik untuk masalah yang sedang kita hadapi. Amiin…

2 comments:

Agus said...

sssssep COY! Tetep Semangit Eeeh.... SEMANGAAT! MAJU TERUS pantat ehhh salah maning PANTANG MUNDUR! MERDEKA!... OK Coy!?!

ripki said...

huuh...
smangat coy. buktikan merahmu...
ra semangat ki py...
ya kudu semangat lah..
lha wong sampe muntup2 kie...
hahahaha

Post a Comment